Minggu, 31 Januari 2010

28 Januari 2010

Malam itu aku bermimpi, tidak tahu kenapa, aku langsung bergegas menuju teras rumah. Ku pandang langit, tatapanku tertuju pada bulan purnama yang sangat terang dan cantik sekali. Anehnya bulan tersebut memiliki bercak-bercak yang membentuk Arjuna. Sungguh sempurna dari kepala hingga kaki, bertaburan kembang setaman. Adakah yang mengetahuinya? Ku pasrahkan arti mimpi ini kepada Allah SWT.

Semoga Allah memberi hidayah kepada aku akan semua masalah ini. Amin Ya Robbal Alamien.

Rabu, 27 Januari 2010

tak hanya tugas dan berita
hidup pun juga di kejar kejar deadline

tak bisa santai
menjulurkan kaki dan tangan

ampun Gusti, tolong Hamba
berilah hamba jalan keluar dari lakon ini

bagi hamba, sudah tak kuat lagi rasanya
ampun sejuta ampun

semoga Gusti memberkati

Amin...

merintih menjalani lakon kehidupan
sesaat kegalauan aku menyebut nama Tuhan

segumpal asa yang tertahankan
ingin bertemu dengan seseorang yang kurindukan
karena tuk kesekian kalinya kita terpisahkan

bagaikan dari zaman ke zaman...

Jumat, 08 Januari 2010

Wahai mama papa
Kau jadikan aku bak siti nurbaya
Terikat ambigu cinta

Jujur aku buta
Tak mengenal harta
Dan tahta...

Benar apa kata pujangga
Cinta bisa merubah dunia

Astungkara
Hidupku hanya untuk Dia

Dengan sejuta puisi
Aku menyanyi
Tentang isi hati
Di kala malam hari

Merasakan sunyi
Tak tertandingi
Jiwaku melarikan diri
Akan semua kepenatan ini

Meraih kehidupan surgawi
...

Oh...masih ada belenggu ruang cinta
Meresap kini di dinding zaman
Mencoba-coba kikis naluri
Agitasi murahan yang ada lagi
Mohon acuhkan palingkan muka

Oh...memang dunia buramkan satu logika
Seolah-olah hidup kita ini
Hanya ternilai sebatas rupiah

Dengarkan manusia yang terasah falsafah
Sesaat katanya itu bukan dogma


Katakan!!! Pada mama
Cinta bukan hanya harta dan tahta
Pastikan pada semua
Hanya cinta yang sejukkan dunia


Oh...cukup siti nurbaya yang mengalami
Pahitnya dunia
Hidupku kamu, dan mereka semua
Takkan ada yang bisa memaksakan jalan
Hidup yang akan tertempuh

*Sebuah lirik lagu yang mungkin pernah dirasakan segelintir wanita di bumi ini...

Selasa, 29 Desember 2009

sore ini hujan deras sekali. seakan mengingatkan memori kita berdua naik sepeda onthel di malam hari. rintik hujan pun membasahi tubuh. kau begitu serius memboncengiku. aku terhanyut, memelukmu. aku mulai menitikkan air mata. andai engkau tahu, aku menangis bahagia karena mu. aku yakin kau menyayangi sepenuh jiwa dengan tulus.

mengapa Tuhan mesti mempertemukan kita? itu semua ku pasrahkan. toh, jodoh tidak kemana. terkadang ku tertawa dalam hati, kita memang tak dijodohkan "alhamdulillah", bertemu di suatu tempat yang kuinginkan. hahaha. mata mu yang berwarna coklat, khas tertawamu yang lucu sampai sampai gigi mu yang sempurna ikut menggoda iman. itulah sekilas fisik mu. aku tak tahan huhuhuhu

hari ke hari kita sudah melewatinya dalam suka dan duka, guyonanmu yang sontoloyo membuat hatiku gregetan hehehe. memang hanya engkau yang membuatku tertawa terbahak-bahak.

maafkan juga sayangku. terkadang aku membuat hatimu jengkel karena sikapku yang tidak mau kalah. sungguh aku kagum padamu. kamu bisa mengendalikan emosi. aku pun salut hal itu.

itulah segelintir romansa kita berdua. hahahaha.
diantara 2 manusia dan sepeda onthel.

kring. kring. kring